Cetak lima gol, sang juara bertahan PSG menang 5-2 dari Chelsea. 🥶

 

Mengamuk di Parc des Princes! PSG Bantai Chelsea 5-2, Satu Kaki di Perempat Final UCL

PARIS – Sang juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG), menunjukkan taringnya dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Menghadapi raksasa Inggris, Chelsea, skuad asuhan Luis Enrique tampil dominan dan mengunci kemenangan telak 5-2.


Hasil ini membuat langkah Les Parisiens menuju babak 8 besar terasa kian nyata, meninggalkan beban berat bagi Chelsea yang harus melakoni misi mustahil di leg kedua nanti.


Jalannya Pertandingan: Dominasi Total Sang Juara

PSG langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Tak butuh waktu lama, Bradley Barcola membuka keran gol di menit ke-10, disusul oleh sontekan berkelas Ousmane Dembele pada menit ke-40 yang menggandakan keunggulan sebelum turun minum.


Chelsea sempat memberikan perlawanan melalui gol Malo Gusto dan Enzo Fernandez, namun PSG merespons dengan mentalitas juara. Vitinha memperlebar jarak di menit ke-74, sebelum akhirnya bintang asal Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, menutup pesta dengan brace (dua gol) telat di menit ke-86 dan masa injury time.


Statistik Kunci Pertandingan

Statistik PSG Chelsea

Skor Akhir 5 2

Tembakan (On Target) 9 (6) 7 (4)

Penguasaan Bola 50% 50%

Total Operan 574 422

Bintang Lapangan: Kvaratskhelia Menggila

Meski penguasaan bola terbagi rata 50-50, efektivitas serangan PSG menjadi pembeda utama. Masuknya nama Khvicha Kvaratskhelia dalam papan skor membuktikan bahwa kedalaman skuad PSG musim ini sangat mengerikan. Dua golnya di menit-menit akhir seolah memutus urat nadi pertahanan The Blues yang sudah kelelahan.


"Kami bermain dengan intensitas tinggi sejak awal. Skor 5-2 adalah hasil yang adil, tapi kami tidak boleh jemawa karena masih ada leg kedua," ujar salah satu staf pelatih PSG usai laga.


Dengan kemenangan ini, PSG hanya butuh hasil imbang atau kalah dengan selisih maksimal dua gol di leg kedua untuk memastikan tempat di babak perempat final. Apakah Chelsea mampu melakukan comeback ajaib, ataukah sang juara bertahan akan melaju mulus mempertahankan gelarnya?

Komentar