Kades Hoho Alkaf Dikeroyok Massa Usai Demo Ricuh di Balai Desa Purwasaba
BANJARNEGARA – Ketegangan menyelimuti Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara pada Selasa (11/3). Aksi unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai berakhir ricuh, mengakibatkan Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho—yang populer disapa Hoho Alkaf—menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat ratusan massa yang tergabung dalam sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mendatangi Kantor Balai Desa Purwasaba. Mereka menuntut agar proses penjaringan perangkat desa yang sedang berjalan segera dibatalkan karena dinilai ada ketidaktransparanan.
Awalnya, audiensi antara perwakilan massa dan pihak desa berjalan tertib dengan pengawalan aparat. Namun, situasi mulai memanas ketika massa merasa tuntutan mereka tidak segera dikabulkan secara mutlak.
Detik-Detik Pengeroyokan
Kericuhan pecah saat Hoho Alkaf hendak meninggalkan gedung Balai Desa setelah aksi berakhir. Berikut adalah poin-poin utama kejadian tersebut:
Provokasi Massa: Situasi di luar gedung memanas saat massa mulai merangsek maju.
Tindakan Kekerasan: Saat Hoho mencoba menuju kendaraannya, puluhan orang diduga melakukan tindakan anarkis dan mengeroyok sang Kades.
Evakuasi: Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi segera bertindak cepat untuk mengamankan Hoho dari amukan massa dan membawanya ke tempat yang aman.
Dampak dan Langkah Hukum
Hoho Alkaf, yang dikenal luas karena penampilannya yang unik (bertato), menyayangkan aksi kekerasan tersebut. Ia menegaskan bahwa aspirasi seharusnya disampaikan melalui jalur yang tepat tanpa melibatkan kontak fisik.
"Awalnya tertib, tapi saat saya mau keluar, situasi tidak terkendali. Saya sangat menyayangkan adanya pengeroyokan ini," ujar Hoho dalam keterangannya.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan pendalaman terkait rekaman video yang viral di media sosial untuk mengidentifikasi pelaku pengeroyokan. Hingga saat ini, situasi di Desa Purwasaba dilaporkan sudah berangsur kondusif, namun personel keamanan masih disiagakan untuk mencegah bentrokan susulan.



Komentar
Posting Komentar